Face off the Pain



painSungguh minggu-minggu ini adalah minggu yang sangat melelahkan buat saya dan teman-teman kerjasaya. dari artikel kemaren ternyata semua masih
banyak yang belum terselesaikan. pada akhirnya semua yang tersisa hanya bisa di lihat dan pilihan prioritas kerja jadi amburadul.
dan.. sungguh lagi ternyata dunia dan orang-orang disekitar saya telah berkembang sangat pesat.. tanpa saya bisa menyadari sampai pada titik  mana.  titik jenuhnya begitu cepat saya rasakan sejak semalam,.. drop.. sedih rasanya. Sebenarnnya tulisan ini hanya ungkapan rasa ketidakmampuan saya sebagai manusia yang penuh dengan keterbatasan. Betapa manusia tidak ada apa-apanya…. terkadang dimata manusia lain kita masih bukan apa-apa… pagi tadi, setelah subuh (karena memang ngga bisa tidur) saya iseng masuk chat room karena sudah lama ngga keluar masuk chat room.
Ada beberapa hal yang sangat menyejukkan dari obrolan dengan seorang teman yang kemudian saya ketahui dia lahir di tegal dan sekarang tinggal di Jogjakarta.

Tadinya saya minta ijin untuk memuat hasil obrola kami di tulisan ini, tapi saya pikir musti banyak yang harus di sensor sampai suatu saat saya berani untuk mem-publish percakapan kami pagi tadi.

Ada beberapa hal yang dapat kita (terutama saya) ambil sebagai referensi :

Apabila selama sekiat waktu anda telah mengusahakan sesuatu dengan gigih, hingga tanpa anda sadari telah mengigit diri sendiri, lelah dan berpeluh,
maka saat ini adalah moment yang paling tepat untuk merenungi semuanya.
Sesungguhnya peluh dan energi yang anda keluarkan menjadi sama sekali tidak berharga bila anda tidak pernah menyadari bahwa semuanya tidak  akan menjadi tidak ada.

Sehebat-hebatnya anda mendaki gunung, berenang melewati samudra yang luas, pada akhirnya anda akan sampai diujung,.. akan sampai pada  batas-batas semua itu tidak perlu lagi didaki atau disebrangi.

Yang anda perlukan saat ini adalah mengetahui batas-batas itu. Meski tujuannya adalah sesuatu yang belum bisa anda raih saat ini, Namun sadarlah bahwa akan ada tepi samudra dan puncak sebuah gunung semestinya mengugah anda untuk mencari jiwa dalam semua tindak tanduk kita anda.

Silahkan anda menjadi orang yang sangat serius dalam melakukan sesuatu, atau
Silahkan anda menjadi orang yang hanya peduli dengan kepentingan anda sendiri, atau
Silahkan anda menjadi orang yang sangat slengekan dalam keseharian anda, atau
anda berusaha memiliki sebuah karakter yang kuat tanpa bisa disentuh bahkan bila anda sekarang telah mampu berdiri tegak tanpa perlu disangga orang lain… waktu.. tidak mungkin dapat anda kalahkan karena dia pasti ada didepan anda walau sejengkal.

Maka manfaatkan waktu anda untuk merenung, dan gunakan untuk memperbaiki diri dan karakter anda, sebelum waktu jauh meninggalkan anda.
dibawah ini sebagian kalimat yang dikirim oleh teman baru saya….. untuk saya pribadi kalimat ini sangat menyentuh dan benar-benar masuk kedalam jiwa saya. Saya hanya ingin berbagi, semoga ada manfaatnya

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia…
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.
Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih…
Tuhan sudah menghitung airmatamu, dan dengan doamu dia akan menggatinya dengan berjuta bahagia.
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi… maka tuhan akan memberikan jawabannya tantkala kau memutuskan untuk mencoba sekali lagi.


banner ad


14 Responses to “Face off the Pain”

  1. ceuceu says:

    ini artinya apa ya.. tau ga apa yang ceu pikirkan..?

  2. xiaoling says:

    hmm… postingan yg rada serius! wew…. yg daku bs pahami adalah bahwa jgn mudah menyerah terhadap segala kesulitan yg menghadang karna jika kita berusaha diiringi dgn doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka kita akan diberikan jalan :) nice quote!

  3. nda says:

    semangat..
    hidup penuh perjuangan…

  4. Balisugar says:

    Sangat bermanfaat, apa yang kau tulis merupakan dorongan yang penuh semangat

  5. jangan jadikan kejenuhan menjadi penyebab mundurnya anda..:)

  6. Firman says:

    @ceuceu : apa dong ?
    @xiaoling : yup sama setau aku juga gitu dew.. :)
    @nda : Semangat.. semangat…
    @Balisugar : buat kmu jua yah,… Btw susah banget nemuin tempat buat comen di balisugar ?.. smpe pusing carinya
    @erwinyustiawan : betul mas,.. itu juga yg baru sy usahakan. thanks dah mapir yah..

  7. shei says:

    KAyaknya ada hubungan dengan para ‘cecaleg’ itu..

    supaya ‘face off the pain’

    atau face off aja sekalian biar gak ada yang ngenalin..WKwkwkwww

  8. Firman says:

    @shei : Face Off ???.. klo diganti punya brandon lee mauuu kwak kwak kwak..

  9. Rozy says:

    cerita penuh makna :)

  10. firman says:

    @Rozy : Makna ketidakmampuan manusia mas rozy,.. makasih udah mampir

  11. dawiecool says:

    jadi kira2 penuh kesadaran diri, dan jangan patah semangat. gitu ya kan om? hehe

  12. firman says:

    @dawiecool: hehe.. ya gitulah kira-kira nak hehehe

  13. nenonenoneno says:

    OMG! it’s so touching! I love it! boleh di-copy-paste-kah? semoga sekarang semua baik baik saja ya. :)

  14. Firman says:

    @neno and the neno : boleh- boleh,… maksih ya,.. sekarang semua berangsur normal kok… :)

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Powered by WP Hashcash

Top Footer